A. Kecukupan dan Aksesibilitas Sarana Pendidikan


Berdasarkan rasio jumlah mahasiswa dan dosen sebagaimana dalam standart sumber daya manusia, sarana tabel di bawah sangat mencukupi dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Daftar sarana yang dimiliki Program Studi Perbankan Syari’ah :

Fasilitas Jumlah  Kepemilikan Keterangan Fasilitas
Satu ruang untuk lebih dari 4 dosen Sendiri Siap Guna Dosen
2
Satu ruang untuk 3-4 dosen 1 Sendiri Siap Guna Dosen
Satu ruang untuk 2 dosen 3 Sendiri Siap Guna Dosen
Satu ruang untuk 1 dosen (bukan pejabat struktural) 11 Sendiri Siap Guna Dosen
Ruang Kuliah 4 Sendiri Siap Guna Pembelajaran
Ruang perpustakaan 1 Sendiri Siap Guna Mahasiswa
Laborat bank Mini 1 Sendiri Siap Guna Praktikum

 


B. Kecukupan dan Aksesibilitas Sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi


Berdasarkan rasio jumlah mahasiswa dan dosen sebagaimana dalam standart sumber daya manusia, sarana tabel di bawah sangat mencukupi dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Daftar sarana yang dimiliki Program Studi Perbankan Syari’ah:

Fasilitas Kepemilikan Jumlah Fasilitas Kelayakan & Kecukupan
26 unit PC Komputer Sendiri Siap Guna Dosen dan mahasiswa Cukup dan Layak
4 unit printer Sendiri Siap Guna Dosen dan mahasiswa Cukup dan Layak
2 unit Laptop Sendiri Siap Guna Dosen Cukup dan Layak
3 Unit Weraless Sendiri Siap Guna Dosen Cukup dan Layak
2 Unit AC Sendiri Siap Guna Dosen Cukup dan Layak
4 unit papan tulis Sendiri Siap Guna Dosen dan mahasiswa Cukup dan Layak
857  referensi Buku Sendiri Siap Guna Dosen dan mahasiswa Cukup dan Layak
176 unit kursi dan meja Sendiri Siap Guna Dosen dan mahasiswa Cukup dan Layak

 


C. Kepuasan Pengguna


Pengukuran tingkat kepuasan pengguna sivitas akademika digunakan instrumen angket Anggaran, Sarana, dan Prasarana yang disebarkan kemahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Hasil angket yang disebarkan ke 145 mahasiswa, 8 dosen tetap, 6 tenaga kependidikan menunjukkan bahwa 84,61% menyatakan puas atas fasilitas sarana dana prasarana yang tersedia di program studi dan 12,42% menyatakan kurang puas, serta 2,97%  tidak tahu atau kurang paham. Ketidakapahaman ini dapat disebabkan karena kurang pahamnya mereka dengan pertanyaan angket atau mereka masih mahasiswa baru.